Rabu, 12 April 2017

7 Teori Bentuk Bumi adalah Datar Bukan Bulat

Flat Earth, demikian topik yang lagi nge-trend di jagad maya. Bahasan ini tentang Teori Bentuk Bumi adalah Datar Bukan Bulat. Kali ini R2B coba meringkas 7 teori dasar bumi datar yang diyakini oleh para flatter, sebutan untuk mereka yang menyukai teori ini.
Pemahaman saya soal 7 teori ini mungkin masih salah, maklum karena saya mempelajarinya video dan forum bahasa inggris sedangkan saya belum pernah ikut ujian TOEFL hehehe. Lha wong channel-channel youtube tentang bumi datar yang berbahasa Indonesia masih sangat minim. Saya juga menghindari sumber bahasa Indonesia karena kadang sering dikaitkan ke masalah agama klo bahas ini, biasanya sih dituduh wahabi hehehe.
Monggo 7 teori dasar soal flat earth.
1. Pencetus Bumi Bulat bukanlah Galileo
Seringkali teori bumi bulat dinisbatkan pada Galileo ataupun Copernicus pada permulaan abad kebangkitan di eropa. Sedang pada masa sebelumnya diklaim pencetusnya adalah Al-khawarizmi, salah satu astronom muslim abad pertengahan yang brillian.
Teori bumi bulat atau heliosentrik dengan matahari sebagai pusat tata surya sudah dikenalkan sejad abad 420 SM oleh Martianus Capella.
Sedangkan teori bumi datar sebagai pusat alam semesta, disebut Geosentrik, dikemukakan pertama kali oleh Ptolemeus atau Ptolemy. Ilmuwan keturunan Yunani-Mesir yang hidup di zaman Romawi.
Bagaimana menurut ilmuwan muslim? mereka pun berbeda pendapat. Ibnu Sina misalnya yang berpendapat bahwa bumi datar, lalu Al-Khawarizmi yg berpendapat bulat. Perbedaan ini wajar, ilmuwan bangsa lain pun dari berbagai era juga berbeda pendapat.
Termasuk zaman Galileo. Perlu  diketahui, Galileo dihukum mati karena pemberontakan politik pada kekuasaan absolut gereja, bukan karena perdebatan heliosentrik atau geosentrik. Galileo sendiri telah mengkaui gagal teori heliosentriknya saat tidak berhasil memecahkan  Stellar Parallax.
bumi datar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar